Home Warta Obituari Keislaman Opini Taushiyah Fragmen Madrasah Pesantren Tokoh Sosok Mitra Kiai NU Menjawab

Kader Muda NU Ini Wakafkan Waktu dan Pikirannya untuk NUMart Sukorejo Kendal

Kader Muda NU Ini Wakafkan Waktu dan Pikirannya untuk NUMart Sukorejo Kendal
Jajaran pengelola NUMart Sukorejo Kendal (Foto: NU Online Jateng/Fahroji)
Jajaran pengelola NUMart Sukorejo Kendal (Foto: NU Online Jateng/Fahroji)

Di akhir masa khidmat 2016-2021 yang tinggal satu bulan sebelum gelaran Konferensi pada 21 Agustus 2021 mendatang, Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sukorejo Kendal berhasil meresmikan unit usaha ekonomi mini swalayan 'NUMart' pada Kamis (15/6). Unit usaha toko swalayan itu diharapkan menjadi titik tolak kemandirian NU Sukorejo di masa yang akan datang.

 

Terealisasinya NUMart Sukorejo tentu tidak lepas dari kegigihan tim pengelola yang telah ditunjuk oleh Pengurus MWCNU Sukorejo. Yang menarik 5 pengelolanya semuanya anak muda berusia sekitar 40 tahun. Keberanian MWCNU Sukorejo memasang anak muda yang pada kepengurusan sebelumnya bahkan namanya belum muncul tentu saja tidak asal comot. Berikut profil singkat masing-masing personil yang berhasil dihimpun NU Online Jateng

 

Baca juga:

 

 

MWC NU Sukorejo mempercayakan ketua pengelola NUMart kepada H Ali Murtadho yang asli kelahiran Sukorejo tentu bukan tanpa alasan. Sejak dipercaya menjabat Ketua LPNU Sukorejo ia aktif menghimpun para pengusaha NU untuk menyokong pendanaan pembangunan gedung MWCNU. Jiwa wirausahannya juga cukup kuat. terbukti Haji Ali begitu sering disapa sukses menjadi peternak ayam petelur di Sukorejo. Sebelum pandemi Covid-19, Haji Ali selalu menjadi langganan Ketua Pengajian dan Tahlil Akbar. Lelaki bermasker merah itu selalu gerilya kepada pada koleganya sesama peternak ayam di Sukorejo untuk menghimpun dana pembangunan gedung NU.

 

Sedangkan wakil ketua pengelola adalah Sigit Purnomo. Sama dengan Haji Ali, Sigit adalah peternak ayam sukses. Di LPNU lelaki berbaju putih dengan tubuh agak tumbun ini menjabat sebagai sekretaris. Tidak hanya itu sigit juga menjabat sebagai Sekretaris Paguyuban Peternak Ayam Petelur Sukorejo. Sarjana Syariah (S1) IAIN Salatiga ini sebenarnya cucu dari Ketua MWCNU Sukorejo periode era 60an almarhum Kiai Khoirun. Pengalamannya sebagai aktivis PMII Salatiga diharapkan bisa membackup ketua dalam persoalan managerial organisasi.

 

Sekretaris pengelola NUMart dipercayakan kepada Abdul Malik. Malik yang saat acara pembukaan NUMart memakai sarung putih adalah pemuda asal Pekalongan. Sebelum domisili di Sukorejo 2 tahun lalu ia sempat tinggal di Kecamatan Bejen Kabupaten Temanggung. Kehadirannya di Bejen karena tugas negara sebagai guru ASN di SD Duren Bejen di mana dia melamar formasi PNS dan diterima dan ditempatkan di Bejen hingga sekarang. 

 

Sarjana Tarbiyah IAIN Pekalongan ini sekarang sedang mengikuti program beasiswa S2 Pergunu di Unwahas Semarang. Sama dengan Sigit Malik juga aktivis PMII sehingga selama di Bejen ia langsung merapat ke MWCNU Bejen dan dekat dengan ketuanya kiai Matori Idris. Beberapa tahun di Bejen Malik ternyata ketemu jodoh orang Sukorejo sehingga pindah Sukorejo.

 

"Saya pingin berkhidmat di NU Sukorejo pak," kata Malik suatu ketika saat silaturrahim di rumah Ketua MWCNU Sukorejo setelah sebelumnya melalui pesan WA sempat dititipkan oleh kiai Matori Idris. Posisinya sebagai pengurus Koperasi Pegawai Negeri di Bejen yang juga mengelola toko menjadi pertimbangan Malik ditempatkan sebagai Sekretaris NUMart Sukorejo

 

Jajaran pengurus dan karyawan NUMart Sukorejo, Kendal (Foto: Fahroji)

 

Sedang jabatan bendahara dipercayakan kepada Muhammad Zamroji. Lelaki penyuka kopiah putih ini asli kelahiran Trenggalek Jawa Timur. Menetapnya Zamroji di Sukorejo bermula dari posisinya sebagai perwakilan pemasaran Balqis Corporation Surabaya Jawa Timur untuk Jawa Tengah yang memasarkan produk alat rumah tangga. Pak Zam demikian akrab disapa seorang santri yang paham tehnologi, marketing, dan akutansi sehingga diharapkan bisa mengontrol pembukuan NUMart Sukorejo.

 

Yang terakhir adalah posisi humas dan pembantu umum yang dipegang H Zainal Arifin. Alumni Ponpes API Tegalrejo Magelang yang memakai sarung warna ungu ini rumahnya paling dekat dengan gedung MWCNU  Sukorejo. Kang Zainal begitu ia sering disapa mobiltasnya tinggi. ia pula yang aktif jemput bola kepada warga NU untuk urusan pembelian saham di samping ia juga punya pengalaman mengelola toko bangunan milik kakaknya.

 

Dengan semangat mudanya di tangan kelima anak muda ini NUMart Sukorejo diharapkan bisa berkembang dan maju serta memberi manfaat dan keberkahan bagi kemandirian perekonomian umat.

 

Kontributor: Fahroji
Editor: M Ngisom Al-Barony
 

// centerMode:true,