Home Warta Obituari Keislaman Opini Taushiyah Fragmen Madrasah Pesantren Tokoh Sosok Mitra Kiai NU Menjawab

Menilik Kiprah LAZISNU, Mendekatkan Surga dengan Rumah

Menilik Kiprah LAZISNU, Mendekatkan Surga dengan Rumah
foto: ilustrasi (nu online)
foto: ilustrasi (nu online)

Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) hadir  berkomitmen untuk pengelola dana masyarakat (Zakat, Infaq, Shadaqah, CSR, dan dana sosial lainnya) yang didayagunakan secara amanah dan profesional untuk pemberdayaan umat. LAZISNU juga mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk mengeluarkan zakat, infaq, dan sedekah dengan rutin dan tepat. LAZISNU juga berusaha andil dalam mengatasi problem kemiskinan, pengangguran, dan minimnya akses pendidikan yang layak.

 

Sebagai lembaga Amil Zakat Infak Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) yang didirikan pada tahun 2004 sesuai dengan amanah Muktamar ke-31 yang digelar di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah senantiasa berkhidmat untuk membantu kesejahteraan umat serta mengangkat harkat sosial melalui pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah. 
 

Salah satu bentuk gerakan dari LAZISNU adalah kaleng sedekah. Kaleng sedekah merupakan gerakan massif dari warga NU untuk umat. Lewat gerakan kaleng sedekah diharapkan muncul gerakan sedekah one day one thousand. Bila hal tersebut bisa bergulir secara rutin, maka gerakan sedekah one day one thousand dapat gerbang menuju kemaslahatan umat lebih jauh. 

 

Selain itu, gerakan sedekah one day one thousand merupakan perbuatan sederhana namun memang memberikan banyak manfaat bagi jamiyah maupun jamaah. Walau hanya sehari seribu asalkan dilakukan dengan ikhlas tentunya akan memberikan manfaat yang luar biasa salah satu menghadirkan budaya surga dalam rumah tangga. Pepatah mengatakan siapa yang menanam dia yang akan menuainya. Siapa yang bersedekah maka dia yang akan mendapat pahala kelak di kemudian hari.

 

Sedekah merupakan bukti iman dan ketakwaan seseorang pada Allah. Selain itu, sedekah juga merupakan cara agar seseorang jadi pribadi yang pemurah, pribadi yang sabar, dan pribadi yang peduli dengan orang-orang di sekitarnya terutama mereka yang membutuhkan. Sedekah sendiri adalah amalan yang memiliki banyak keutamaan. Siapa yang ikhlas dan tulus bersedekah, Tuhan tidak akan segan-segan melipat gandakan rizkinya, melimpahkan harta dan kebaikan untuknya. 

 

Mengingat akan banyaknya pahala dan kebaikan yang disebabkan oleh amalan sedekah, maka jadikan diri dan keluarga kita menjadi bagian dari kaleng sedekah one day one thusand yang dimotori oleh LAZISNU.  Karena dana yang terkumpul dari LAZISNU akan dikelola membantu dhuafa, santunan anak yatim, bahkan juga untuk memfasilitasi armada kesehatan yang tiap hari hilir mudik membawa pasien dari desa ke rumah sakit terdekat. 

 

Berikut ini manfaat dari budaya sedekah, yang bisa kita petik dari gerakan one day one thusand. Pertama, Mendekatkan diri kepada Allah SWT. Bila kita bersedekah dan membantu orang lain dengan ikhlas atas nama Allah SWT, tentu kita akan merasa lebih dekat dengan-Nya. Tak hanya itu, bersedekah juga membantu menguatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT. Tak diragukan lagi, Allah SWT menyayangi para hamba-Nya yang berbuat baik ikhlas karena-Nya

 

Kedua, Mendapat balasan yang lebih banyak di kemudian hari. Sedekah memang menjadi perbuatan baik yang harus dilakukan dengan ikhlas tanpa balasan apapun dari manusia lain. Namun, jika kita menyedekahkan harta di jalan Allah SWT, Allah SWT telah berjanji bahwa Ia akan melipatgandakan balasannya  bagi siapa yang Ia hendaki. Janji ini tercantum dalam firman Allah SWT di Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 261 ”Orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah, kemudian tidak mengiringi apa yang dia infakkan itu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan penerima), mereka memperoleh pahala di sisi tuhan mereka.Tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak merasa bersedih.

 

Ketiga, Menolak bala. Keajaiban lain dari bersedekah di jalan Allah adalah menolak bala / bencana. Rasulullah SAW bersabda dan mengimbau umatnya untuk bersegera bersedekah, karena bencana tidak pernah bisa mendahului sedekah. Dalam HR Baihaqi dan Thabrani tersebut, Rasulullah juga menyebutkan bahwa sedekah dapat menolak 70 macam bala dan bencana. Apalagi di masa pandemi seperti ini kiprah LAZISNU menjadi sangat terasa manfaatnya bagi para dhuafa. Banyak gerakannya langsung bersentuhan dengan jamaah. Seperti pembagian sembako, Santunan pelajar, hingga bedah rumah.  

 

Keempat, menghapus dosa. Manusia adalah makhluk Allah SWT yang tidak luput dari dosa dan perbuatan. Namun, sifat Allah SWT yang penyayang membuat kita selalu berkesempatan untuk meminta ampunan dari-Nya. Salah satu cara yang bisa kita lakukan untuk meminta ampunan kepada Allah SWT adalah dengan bersedekah. Karena memang, bersedekah memiliki keutamaan untuk menghapus dosa. Dalam HR At-Tirmidzi, Rasullah SAW bersabda bahwa “Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api”.

 

Kelima, sebab Masuk Surga. Dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda bahwasanya ada seorang lelaki yang karena sedekahnya Allah masukkan dia ke surga. Ketika didatangi dan ditanya oleh malaikat maut perbuatan baik apa yang menyebabkan lelaki itu masuk surga, ia menjawab, "Aku tidak mengetahui sesuatu pun amalan baik yang telah aku lakukan selain bahwa dahulu aku suka berjual beli barang dengan manusia ketika di dunia dan aku selalu mencukupi kebutuhan mereka. Aku memberi keluasan dalam pembayaran hutang bagi orang yang memiliki kemampuan dan aku membebaskan tanggungan orang yang kesulitan.

 

Jadilah sedekah sebagai budaya harian hidup ini. Jangan lihat seberapa yang dikeluarkan. Yang terpenting adalah istiqamah, ikhlas, dan semua dilakukan atas nama Allah SWT. LAZISNU berkiprah, umat mendapat berkah…….

 


Lek Basyid Tralala, mantan Wakil Sekretaris PC IPNU Kabupaten Kendal, Pengurus Harian MWC NU Kaliwungu Selatan, dan anggota Pergunu

// centerMode:true,