Home Warta Obituari Keislaman Opini Taushiyah Fragmen Madrasah Pesantren Tokoh Sosok Mitra Kiai NU Menjawab

Ringankan Beban, Muslimat NU Sukorejo Kendal Santuni Korban Kebakaran di Gentinggunung

Ringankan Beban, Muslimat NU Sukorejo Kendal Santuni Korban Kebakaran di Gentinggunung
PAC Muslimat NU Sukorejo, Kendal serahkan bantuan sosial untuk keluarga korban terdampak kebakaran (Foto: NU Online Jateng/Fahroji)
PAC Muslimat NU Sukorejo, Kendal serahkan bantuan sosial untuk keluarga korban terdampak kebakaran (Foto: NU Online Jateng/Fahroji)

Kendal, NU Online Jateng
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal memberikan santunan kepada keluarga yang mengalami musibah rumah kebakaran di Desa Gentinggunung, Sukorejo yang terjadi pada Sabtu (31/7). 

 

Santunan diberikan diberikan oleh ketua PAC Muslimat NU Sukorejo Ida Alimatun Hidayat berupa sejumlah uang tunai kepada keluarga korban Mashuri, di rumah saudaranya yang beralamat di Dusun Ngebrak Gentinggunung Ahad (1/8).  

 

Kepada NU Online Jateng Ida Alimatun mengatakan, istri korban Kebakaran adalah salah satu Pengurus Ranting Muslimat NU Desa Gentinggunung yang aktif. Dirinya berharap sumbangan yang diberikan jangan dinilai nominalnya namun lebih sebagai bentuk solidaritas sesama anggota Muslimat NU.

 

"Kita doakan agar keluarga korban diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini. Semoga Allah mengganti semua yang hilang dari keluarga korban," harap mantan Ketua PAC IPPNU Sukorejo 1995-1997 itu.

 

Mashuri yang menerima bantuan langsung di rumah saudaranya pada kesempatan itu mengucapkan banyak terima kasih atas solidaritas dan bantuan dari PAC Muslimat Sukorejo.

 

"Kami sekeluarga mengucapkan banyak terima kasih atas segala bantuan dari ibu-ibu Muslimat Sukorejo. Semoga Allah SWT membalas kebaikan ibu-ibu semua," katanya.

 

Diketahui, musibah kebakaran yang terjadi pada siang hari sekitar jam 13.30  telah menghanguskan seluruh rumah dan isinya. Tidak ada yang tersisa dari kebakaran tersebut semua rata dengan tanah. Mashuri dan keluarganya sendiri sedang tidak ada di rumah saat musibah terjadi.

 

"Satu-satunya yang tersisa ya hanya pakaian yang saya pakai dengan istri dan anak," terang Mashuri.

 

 

Pada hari yang sama Sekretaris MWCNU Sukorejo Ahmad Saefudin bersama ketua LPNU H Ali Murtadho dan pengurus LAZISNU melakukan kunjungan yang sama ke lokasi kebakaran untuk melakukan survai kebutuhan yang diperlukan.

 

"Kami masih melakukan penggalangan donasi dan akan kita serahkan pada kunjungan berikutnya," kata bendahara LAZISNU Sukorejo Mujiyanto.

 

Kontributor: Fahroji
Editor: M Ngisom Al-Barony