Home Warta Obituari Keislaman Opini Taushiyah Fragmen Madrasah Pesantren Tokoh Sosok Mitra Kiai NU Menjawab

Pandemi Covid Belum Berujung, Ini yang Dilakukan Pelajar NU Lebaksiu Tegal

Pandemi Covid Belum Berujung, Ini yang Dilakukan Pelajar NU Lebaksiu Tegal
Foto: Ilustrasi
Foto: Ilustrasi

Tegal, NU Online Jateng
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal menggelar 'Doa Kebangsaan dan 10.000 Shalawat Nariyah' pada Sabtu (17/4).

 

Ketua PAC IPNU Kecamatan Lebaksiu Fazar Abdul Naser mengatakan, tujuan diadakannya kegiatan ini adalah sebagai wujud ikhtiar di masa pandemi demi pulihnya kembali negeri ini.

 

"Mendasari surat instruksi dari PC IPNU-IPPNU Kabupaten Tegal dan sebagai wujud ikhtiar, maka kami mengadakan doa bersama untuk pulihnya kembali negeri ini," ujarnya kepada NU Online Jateng, Ahad (18/7).

 

Dirinya berharap para kader IPNU-IPPNU Kecamatan Lebaksiu tetap berikhtiar mendoakan negeri dalam situasi pandemi seperti sekarang ini. "Kami berharap kader-kader IPNU-IPPNU Lebaksiu tetap ikhtiar mendoakan negeri ini, karena kekuatan doa itu sangat luar biasa," ucapnya.

 

Disampaikan, gerakan 10 ribu shalawat nariyah secara teknis dibaca di rumah masing-masing dan puncaknya pada acara doa bersama. Ketua Ranting IPNU-IPPNU yang ada di Kecamatan Lebaksiu responsnya baik, apalagi kader-kader yang antusias untuk mendoakan negeri, karena sejatinya mereka sudah ingin negara ini pulih kembali seperti dulu," imbuh Nasser.

 

Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPPNU Kecamatan Lebaksiu Indi Rahmayani mengungkapkan, para kader harus selalu optimis bahwa pandemi ini akan segera berakhir.

 

Ketua Pimpinan Ranting (PR) IPNU Babakan, Kecamatan Lebaksiu Makhin Musyaffa menyambut baik dengan adanya kegiatan tersebut. Ia mengatakan, selain menaati protokol kesehatan, doa kebangsaan serta shalawat nariyah juga sebagai  bentuk ikhtiar yang bisa dilakukan di tengah pandemi.

 

"Ini adalah salah satu bentuk ikhtiar yang bisa dilakukan sekarang di tengah wabah yang semakin menjadi-jadi. Harapannya dengan pembacaan doa dan 10.000 sholawat nariyah tersebut semoga pandemi yang saat ini sedang terjadi segera berakhir dan negeri yang kita cintai cepat pulih kembali," pungkasnya.

 

Kontributor: Malik Ibnu Zaman
Editor: M Ngisom Al-Barony