Home Warta Obituari Keislaman Opini Taushiyah Fragmen Madrasah Pesantren Tokoh Sosok Mitra Kiai NU Menjawab

Innalillahi, Ulama Pengajar Kecintaan Kiai Da'an bin Wajud Kemanggungan Tegal Wafat

Innalillahi, Ulama Pengajar Kecintaan Kiai Da'an bin Wajud Kemanggungan Tegal Wafat
Almarhum Kiai Daan bin Wujud (Foto: Istimewa)
Almarhum Kiai Daan bin Wujud (Foto: Istimewa)

Tegal, NU Online Jateng
Inna lillahi wainna ilaihi rajiun, Nahdliyin Kabupaten Tegal kembali kehilangan ulama panutan yang disegani. Tokoh kharismatik asal, Kemanggungan, Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal Romo Kiai Da'an bin Wajud  meninggal dunia Kamis (29/7) pada pukul 06.15 wib.

 

Kabar meninggalnya Kiai Da'an beredar lewat media sosial, salah satunya lewat akun resmi Fanpage Facebook milik Markaz Ahbabul Musthofa dan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Daar Al-Inayah Tegal dari Pengasuh Habib Mahdi bin Muhammad Al-Hiyed

 

"Innalillahi wa inna ilaihi roji'un, segenap keluarga Besar Markaz Ahbabul Mushofa Dan Pondok Pesantran Tahfidzul Qur'an Daar Al Inayah Tegal Turut Berduka Cita Yang Mendalam Atas Wafatnya Romo Kiai Da'an Bin Wajud Kemanggungan, Tegal pada Kamis 29 Juli 2021," tulisnya.

 

Habib Mahdi bin Muhammad Al-Hiyed mendoakan semoga seluruh amal baik dan perjuangan beliau diterima Allah SWT dan Keluarga yang di tinggalkan di beri ketabahan dan kesabaran, Amiin Aamiin Ya Rabbal Alamin.

 

Penulusuran NU Online Jateng, Ki Da'an nama yang satu ini memang kiai kampung dengan terkenal sebutan mbah Da'an beliau sangat menghormati dan sangat muhibbin dengan para habaib sehingga banyak para habaib yang sering silaturahim kepada beliau.

 

Rumah Mbah Da'an di Kademangan, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, tak pernah sepi dari lantunan ayat suci Al-Qur'an dan puji-pujian kepada-Nya dan kepada Rasul-Nya lewat bai-bait syair maulid Nabi SAW. Banyak juga dari kalangan ulama dan pejabat yang sowan kepada beliau, mulai dari yang sekadar bersilaturahim hingga yang meminta berkah doa dari beliau.

 

Dari segi usia, Kiai Da'an memang sudah sangat sepuh, namun raganya tegak, tak pernah sungkan dan malas-malasan untuk menghadiri undangan-undangan berbagai hajatan warga seperti peringatan Haul dan Maulid Nabi SAW.

 

Kiai Da'an adalah salah satu murid dari KH Said bin Syekh Armia Giren-Talang, Tegal. Bahkan ada yang mengatakan bahwa KH Said menjadi murid dari Ki Da'an dalam hal mahabbah kepada dzurriyat Nabi SAW.

 

Penekanan beliau setiap kali bertaushiyah adalah mengenai mahabah (cinta) kepada Ahlul Bait Nabi SAW (para habaib). Kata beliau: “Ustadz-ustadz yang tidak mengenal para habaib, apalagi mencintainya, jangan sampai dijadikan panutan. Hal yang wajib bagi mereka sebelum mengucapkan “Qalallahu ta'ala, qala Rasulullah dst...” adalah mengenal dulu, yang akhirnya mencintai anak-cucu Nabi SAW.”

 

Romo Kiai Da'an bin Wajud sumbu seorang muhibbin di Kabupaten Tegal dan beliau yang tak lepas tasbih untuk terus bershalawat kepada Kanjeng Nabi Muhammad SAW. Semoga amal ibadah, kebaikan beliau Allah terima. dan segala kesalahannya di ampuni Allah SWT, amin Lahul Fatihah

 

Kontributor: Tahmid
Editor: M Ngisom Al-Barony