Home Warta Obituari Keislaman Opini Taushiyah Fragmen Madrasah Pesantren Tokoh Sosok Mitra Kiai NU Menjawab

Banyak Guru NU Belum Bisa Bedakan Pergunu dengan LP Ma'arif

Banyak Guru NU Belum Bisa Bedakan Pergunu dengan LP Ma'arif
Pergunu Pegandon, Kendal gelar reorganisasi (Foto: NU Online Jateng/Fahroji)
Pergunu Pegandon, Kendal gelar reorganisasi (Foto: NU Online Jateng/Fahroji)

Kendal NU Online Jateng
Ketua Pimpinan Cabang (PC) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu ) Kabupaten Kendal H Muhammad Umar mengatakan, berdasarkan pengamatan di lapangan masih banyak dijumpai guru NU belum bisa membedakan antara organisasi Pergunu dengan Lembaga Pendidikan Ma'arif NU. 

 

"Ini pekerjaan rumah (PR) kita untuk menyampaikan ke anggota Pergunu," ujarnya saat PC Pergunu Kendal mengadakan sosialisasi sekaligus reoraganisasi PAC Pergunu Kecamatan Pegandon di Madrasah Tsanawiyah Nahdlatul Ulama (MTsNU) 06 Sunan Abinawa Pegandon, Sabtu, (12/6). 

 

Dikatakan, Pergunu adalah organisasi guru NU yang konsen dalam pemberdayaan guru-guru NU. Guru NU adalah orang NU yang menjadi guru, mengkipun ngajarnya tidak mesti di sekolah milik NU.

 

"Guru NU ngajarnya tidak mesti di sekolah NU tapi bisa di sekolah negeri atau swasta selain NU. Oleh karenanya kepengurusan Pergunu itu personelnya sangat variatif ada guru MI, SD, MTs, SMP, SMA, Aliyah, SMK, TK, Madin, TPQ, PAUD, dan dosen," terangnya.

 

Sedangkan LP Ma'arif lanjut Umar, yakni lembaga milik NU yang mengurusi  masalah pendidikan milik NU baik kurikulum, siswa, dan juga gurunya.

 

Pada kesempatan itu Umar juga berharap semua PAC Pergunu se-Kabupaten Kendal tahun 2021 sudah bisa aktif dan memiliki SK kepengurusan PAC Pergunu. Saat ini kondisi masing-masing PAC bervariatif ada yang berSK tapi tidak aktif dan juga yang pindah dan seterusnya.

 

"Nanti akan kita evaluasi masing-masing PAC. Mana yang  perlu dipertahankan dan perlu diganti," katanya.

 

Ditambahkan, sosialisasi tersebut juga dalam rangka memenuhi target PW Pergunu Jateng yang menghendaki PAC Pergunu Se Jateng bisa aktif tahun ini. Beberapa waktu lalu pihaknya juga sudah melalukan sosialisasi yang sama di Kecamatan Boja.

 

"Insyaallah nanti akan segera menyusul ke PAC yang lain," ujarnya.

 

Pada bagian lain Umar menginformasikan bahwa Pergunu Kendal menduduki peringkat kedua setelah Wonosobo dalam hal jumlah cetak KTA. "Ke depan kita wajibkan anggota Pergunu Kendal memiliki KTA dan seragam Pergunu,"  pungkasnya.

 

Ketua PAC Pergunu Pegandon yang baru, Ahmad Zainudin dalam kesempatan itu mengajak kepada semua anggota Pergunu untuk bersama-sama membangkitkan Pergunu sebagai wadah ukhuwah annahdliyah dan sarana mengembangkan aqidah aswaja annahdliyah. 

 

"Mari melalui Pergunu kita tingkatkan juga SDM guru," harapnya.

 

Kontributor: Fahroji
Editor: M Ngisom Al-Barony