Home Warta Obituari Keislaman Opini Taushiyah Fragmen Madrasah Pesantren Tokoh Sosok Mitra Kiai NU Menjawab

Keluh Kesah yang Berkepanjangan

Keluh Kesah yang Berkepanjangan
KH Ahmad Niam Syukri Masruri
KH Ahmad Niam Syukri Masruri

Sebagaimana yang telah dijelaskan bahwa orang-orang yang ingkar terhadap ayat-ayat Allah kelak akan dibutakan matanya dan dilupakan sebagai balasan ketika dahulu mereka menutup mata terhadap ayat-ayat-Nya serta melupakannya.

 

Mereka akan mengeluh berkepanjangan dan tidak akan ada hentinya. Mereka menyesal dan mengakui kedzaliman yang telah mereka perbuat, mereka berkata "aduhai celaka !!! sesungguhnya kami adalah orang-orang yang dzalim". Meski kalimat itu diucapkan berkali-kali tapi sia-sia dan tidak ada gunanya.

 

Pengakuan mereka selalu diulang-ulang dan merupakan penyesalan dan keluh kesah yang berkepanjangan, mereka lalu dihancurkan seperti tanaman yang telah dituai dan tidak dapat hidup lagi bak kehidupan di dunia.

 

Allah berfirman dalam Al-Qur'an surat Al-Anbiya Ayat 14 - 15 :

 


قَالُوۡا يٰوَيۡلَنَاۤ اِنَّا كُنَّا ظٰلِمِيۡنَ*
فَمَا زَالَتۡ تِّلۡكَ دَعۡوٰٮهُمۡ حَتّٰى جَعَلۡنٰهُمۡ حَصِيۡدًا خٰمِدِيۡنَ*

 


Artinya :
14. Mereka berkata, "Betapa celaka kami, sungguh, kami orang-orang yang zhalim. 15. Maka demikianlah keluhan mereka berkepanjangan, sehingga mereka Kami jadikan sebagai tanaman yang telah dituai, yang tidak dapat hidup lagi. (QS Al-Anbiya : 14-15)

 

 

KH Ahmad Niam Syukri Masruri, Ketua Lembaga Kajian Informasi dan Dakwah (Elkid), Ketua PW GP Ansor Jateng 1995, dan Sekretaris RMINU Jateng

// centerMode:true,