Home Warta Obituari Keislaman Opini Taushiyah Fragmen Madrasah Pesantren Tokoh Sosok Mitra Kiai NU Menjawab

Pengurus NU Diminta Jadi Teladan Protokol Kesehatan

Pengurus NU Diminta Jadi Teladan Protokol Kesehatan
Ketua MWCNU Pagerbarang, Kabupaten Tegal Ustadz Abdul Ghoni Al-Khafidz (Foto: Dok)
Ketua MWCNU Pagerbarang, Kabupaten Tegal Ustadz Abdul Ghoni Al-Khafidz (Foto: Dok)

Tegal, NU Online Jateng
Pengurus NU sebagai tokoh agama di wilayahnya masing-masing dan mereka ini yang memiliki peran penting dalam hal keagamaan, diharapkan menjadi teladan dalam menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya bersama melawan pandemi Covid-19.

 

Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pagerbarang, Kabupaten Tegal Ustadz Abdul Ghoni Al-Khafidz mengatakan, upaya memutus mata rantai penularan virus corona yang menyebabkan pandemi Covid-19 memerlukan gotong royong oleh seluruh pihak. 

 

"Hingga saat ini, upaya preventif yang paling efektif untuk mencegah penyebaran virus adalah dengan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin," ujarnya kepada NU Online Jateng, Jumat (9/7).

 

Disampaikan, peran tokoh keagamaan dan tokoh masyarakat dapat menjadi contoh bagi para pengikutnya, baik untuk mematuhi maupun tidak mematuhi protokol kesehatan.

 

Ustadz Abdul Ghoni Al-Khafidz menekankan kepada seluruh Pengurus NU di semua tingkatan Wabil khusus di tingkat ranting yang secara langsung berada di tengah-tengah masyarakat harus menjadi garda terdepan Ikut mendukung program Pemerintah dalam rangka menekan dan memutus rantai penyebaran Covid-19.

 

"Yakni dengan selalu sosialisasi 5 M, seluruh pengurus NU di semua tingkatan bisa menjadi teladan dalam pencegahan Covid-19 melalui ikhtiar lahir dan batin," tegasnya.

 

Ustadz Abdul Ghoni Al-Khafidz meminta agar selama masa pandemi, apalagi di masa PPKM Darurat ini para tokoh agama, masyarakat untuk bekerjasama bersama pemerintah dan saat ini PPKM Darurat sebagai ihtiar pemerintah tidak akan berhasil tanpa adanya kerja sama dari semua elemen termasuk pengurus NU di semua tingkatan.

 

Protokol kesehatan 5M yang mencakup gerakan #Mencuci Tangan, #Memakai Masker, #Menjaga Jarak, #Menjauhi Kerumunan, dan #Mengurangi Mobilitas dinilai menjadi upaya preventif yang dapat memutus mata rantai penularan virus apabila dilakukan secara disiplin.

 

Dirinya menyebutkan, selain ikhtiar lahir juga jangan lupa ikhtiar batin yaitu dengan memperbanyak membaca shalawat nariyah yang dilakukan secara rutin.

 

Kontributor: Tahmid
Editor: M Ngisom Al-Barony