Home Warta Obituari Keislaman Opini Taushiyah Fragmen Madrasah Pesantren Tokoh Sosok Mitra Kiai NU Menjawab

Duet KH Hanief-Anashom Kembali Pimpin NU Kota Semarang

Duet KH Hanief-Anashom Kembali Pimpin NU Kota Semarang
Ketua KH Anashom (kiri) dan Rais KH Hanief Ismail (kanan) terpilih pimpinan PCNU Kota Semarang periode 2021-2026 (Foto: Dok)
Ketua KH Anashom (kiri) dan Rais KH Hanief Ismail (kanan) terpilih pimpinan PCNU Kota Semarang periode 2021-2026 (Foto: Dok)

Semarang, NU Online Jateng
Pengasuh Pesantren Raudlatul Qur'an An-Nasimiyah, KH Hanief Ismail dan KH Anashom kembali dipercaya memimpin Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang. 

 

Keduanya dipilih oleh 16 Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Kota Semarang dalam Konferensi Cabang (Konfercab) NU di Pesantren Raudlatus Saidiyah, Gunungpati Jumat (30/7).

 

Sidang yang dipimpin oleh dua orang dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jateng, yaitu H Mahsun dan KH Hudallah Ridlwan Naim berjalan dengan lancar tertib dan tenang. Proses pemilihan anggota Ahlul Halli wal-Ahdi (AHWA) dalam sidang pleno sebagaimana diatur dalam tata tertib sidang, yakni secara voting tertutup dengan menulis nama.

 

Dalam pemilihan terpilih 5 orang anggota AHWA di antaranya KH Hanief Ismail dengan 17 suara, KH Chumaidi Thoha 16 suara, KH In'amuzzahidin 9 suara, KH Said Al-Masyhad 9 suara, dan KH Muhadi Noor mendapatkan 8 suara. 

 

"Untuk pemilihan Rais, biar AHWA berembuk siapa yang terbaik," jelasnya.

 

Tak lama berselang, diumumkan bahwa santri dari KH Munif Zuhri yaitu KH Hanief Ismail dinyatakan kembali dipercaya memimpin PCNU Kota Semarang sebagai Rais Syuriyah.

 

Selanjutnya, semua MWCNU kembali menuju sisi kiri panggung sidang yang menjadi tempat menuliskan nama bakal calon. Pada tahap pengusulan calon ketua, KH Ali Mas'adi mendapatkan 5 suara, KH Almamnuhin Kholid 1 suara, dan KH Anasom meraih 11 suara. 

 

Dibacakan Mahsun, bakal calon ketua dapat ditetapkan sebagai calon ketua dengan ketentuan mendapatkan dukungan minimal 5 suara. "Berdasarkan Tatib ini, dua orang ini yang memenuhi syarat," sebutnya.

 

Baca juga:

 

 

Sebelum lanjut dalam tahap pemilihan ketua, Rais terpilih menyatakan kedua calon ketua adalah kader NU, pejuang Islam berhaluan ahlussunnah wal-jamaah, dan setia terhadap Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Undang-undang Dasar 1945. "Wes, alhamdulillah wong loro iki kader NU, tak restui kabeh dadi calon Ketua NU Kota Semarang," tutur Kiai Hanief.

 

Pantauan di lokasi, para peserta dengan tenang dan sesekali berkelakar dengan santai mengikuti sidang, menanti giliran dipanggil untuk mencatatkan nomor di bilik suara. Memilih nomor 1 untuk KH Anashom, dan nomor 2 untuk KH Ali Mas'adi. Usai penghitungan diperoleh 12 suara untuk KH Anashom yang bernomor 1, dan 5 suara bagi KH Ali Mas'adi.

 

"Calon dengan suara terbanyak maka dinyatakan terpilih sebagai ketua. Oleh karena itu KH Anashom dinyatakan sebagai ketua terpilih, alfatihah," ucapnya yang disambut shalawat nabi oleh para peserta musyawarah.  

 

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat
Editor: M Ngisom Al-Barony