Home Warta Obituari Keislaman Opini Taushiyah Fragmen Madrasah Pesantren Tokoh Sosok Mitra Kiai NU Menjawab

Haul ke-81 KH Abdurrahman, Santri dan Alumni Futuhiyyah Mranggen Demak Gelar Khatmil Qur'an

Haul ke-81 KH Abdurrahman, Santri dan Alumni Futuhiyyah Mranggen Demak Gelar Khatmil Qur'an
Kegiatan khataman Al-Qur'an oleh santri dan alumni Futuhiyyah (Foto: NU Online Jateng/Samsul Huda)
Kegiatan khataman Al-Qur'an oleh santri dan alumni Futuhiyyah (Foto: NU Online Jateng/Samsul Huda)

Demak, NU Online Jateng
Para alumni dan santri Pesantren Futuhiyyah Mranggen Demak menggelar acara khatmil Qur'an bilghaib untuk memperingati haul ke-81 almarhum KH Abdurrahman bin Qosidil Haq, masyayikh Futuhiyyah, dan keluarga.

 

Khatmil Qur'an berlangsung selama seharian, dilaksanakan di komplek makam keluarga Pesantren Futuhiyyah dan pesantren-pesantren yang berada di kampung Suburan Mranggen, Rabu (11 dzulhijjah-21/7).

 

Pengasuh Pesantren Futuhiyyah KH Said Lafif Hakim mengatakan, karena masih dalam suasana pandemi dan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat diperpanjang, pesantren Futuhiyyah tidak mengagendakan rangkaian kegiatan haul yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

 

"Khatmil Qur'an di makam yang digelar sehari sebelum haul ke-81 pendiri Pesantren Futuhiyyah simbah kiai Abdurrahman pesertanya dibatasi, demikian juga khatmil Qur'an di pesantren-pesantren keluarga jamaahnya juga dibatasi," kata kiai Lafif di Mranggen Demak, Rabu (21/7).

 

Katib PWNU Jateng KH Imam Sya'roni Fahrurrozi (Foto: Samsul Huda)

 

Alumni Futuhiyyah KH Imam Sya'roni Fahrurrozi yang juga Katib Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jateng mengatakan, karena tidak ada pengajian umum dan temu alumni pada tanggal 12 dzulhijjah dirinya 'balik pondok' sehari sebelum acara haul.

 

"Bersama sebagian teman alumni kami ziarah dan membaca tahlil berjamaah di komplek makam pondok sehari sebelum acara haul," katanya.

 

Baca juga: 

Masih Pandemi, Pengajian Umum Haul Ke-81 KH Abdurrahman dan Masyayikh Futuhiyyah Ditiadakan

 

 

Disampaikan, selain ada yang ziarah ke makam, sebagian alumni juga ada yang menggelar khatmil Qur'an dan tahlil di tempat tinggalnya masing-masing.

 

"Jadi pandemi dan PPKM Darurat bukan menjadi penghalang bagi para alumni Futuhiyyah dan masyarakat dalam berpartisipasi dan hormat terhadap acara haul mbah Abdurrahman yang dilaksanakan setiap dua hari setelah lebaran Idul Adha.

 

"Kami bersama alumni Futuhiyyah memahami kebijakan pengasuh dan keluarga pondok yang tidak mengagendakan rangkaian acara haul sebagaimana biasanya," pungkasnya

 

Penulis: Samsul Huda
Editor: M Ngisom Al-Barony

// centerMode:true,