Home Warta Obituari Keislaman Opini Taushiyah Fragmen Madrasah Pesantren Tokoh Sosok Mitra Kiai NU Menjawab

Menghapus Dosa yang Membuih

Menghapus Dosa yang Membuih
KH Ahmad Niam Syukri Masruri
KH Ahmad Niam Syukri Masruri

Orang yang baik bukanlah orang yang tidak pernah melakukan kesalahan, tapi orang baik adalah orang yang melakukan kesalahan lalu bertaubat dan memperbaiki kesalahannya serta beramal shaleh.

 

Salah satu cara menghapus dosa adalah memohon ampun kepada Allah SWT kalau  dosa yang dilakukan itu bertalian dengan-Nya (hakkullah), dan meminta maaf kepada sesama (yang bersangkutan) manakala dosa yang dilakukan itu menyangkut hak adam, setelah itu tidak mengulangi kesalahannya lalu memperbanyak membaca istighfar dan kalimah SUBHANALLAHI WA BI HAMDIH

 

Hadits nabi: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda :

 


مَنْ قَالَ سُبْحَانَ الله وَبِحَمْدِهِ ، في يَوْمٍ مِئَةَ مَرَّةٍ ، حُطَّتْ خَطَايَاهُ ، وَإنْ كَانَتْ مِثْلَ زَبَدِ البَحْرِ

 

Artinya: Barangsiapa yang mengucapkan SUBHANALLAHI WA BI HAMDIH (Mahasuci Allah dan dengan memuji-Nya) sebanyak seratus kali sehari, terhapuslah dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan. (HR Bukhari dan Muslim)

 

 

KH Ahmad Niam Syukri Masruri, Ketua Lembaga Kajian Informasi dan Dakwah (Elkid), Ketua PW GP Ansor Jateng tahun 1995, dan Sekretaris RMINU Jateng