Home Warta Obituari Keislaman Opini Taushiyah Fragmen Madrasah Pesantren Tokoh Sosok Mitra Kiai NU Menjawab

Logo Hari Santri 2021 Diluncurkan, Ini Dia Desainernya

Logo Hari Santri 2021 Diluncurkan, Ini Dia Desainernya
Logo resmi Hari Santri 2021 (Foto: Dok)
Logo resmi Hari Santri 2021 (Foto: Dok)

Semarang, NU Online Jateng
Ahmad Muhajirin, santri Pondok Pesantren Al-Muslihun Jatinegara, Ciamis, Jawa Barat berhasil menjuarai sayembara logo Hari Santri tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Pengurus Pusat (PP) Rabithah Ma'ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU).

 

Kepada NU Jateng Online Muhajirin menceritakan, inspirasi desain logo yang dibuat sebelumnya beda dari desain akhir. Awalnya bermotifkan kotak namun setelah dilihat hasilnya kurang memuaskan, hingga mencari beberapa referensi dari beberapa desainer.

 

"Santri itu harus bisa ditempatkan di mana-mana, intinya santri harus berguna di semua lini untuk kebersamaan dan kebaikan serta kemaslahatan di setiap kondisi," ujarnya Kamis (9/9). 

 

Dijelaskan, filosofi logo HSN 2021 darinya mengangkat filosofi air, dirinya berpendapat bahwa air sangat dibutuhkan di mana-mana. Air merupakan sumber yang sangat dibutuhkan oleh setiap manusia untuk kehidupan dan untuk berbagai macam kegiatan. 

 

"Warna biru seperti laut bermakna santri harus berpikiran luas sedangkan warna asli dari air adalah jernih yang mengartikan bahwa pemikiran seorang santri bersih, baik itu dalam bersikap dan bertindak sesuai dengan apa yang telah mereka kaji di pesantren. Seorang santri harus siap untuk ditempatkan di manapun," lanjutnya. 

 

Ahmad Muhajirin, santri Pondok Pesantren Al-Muslihun Jatinegara Ciamis, Jawa Barat pembuat logo Hari Santri tahun 2021 (Foto: Dok)

 

Pemuda yang aktif di kepengurusan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Ciamis ini berpesan untuk para santri, sebagai santri harus bisa menyelami atau mendalami tantangan zaman. Sekarang ini media itu sangat diperlukan dan dibutuhkan dan juga banyak orang-orang yang iseng ataupun yang menyebar akan hal-hal negatif yang berbau hoak ataupun yang memang sumbernya tidak jelas atau masih dipertanyakan. 

 

"Untuk itu kita sebagai santri harus bisa membentengi hal-hal tersebut dengan cara kita jihad di media sosial," tegasnya.

 

Menurutnya, jika kita menjadi content creator ya harus menyebarkan konten positif dan menjadi influencer bagi orang-orang yang memang support ke kita dengan menyebarkan kata-kata ataupun video singkat yang berguna.

 

Koordinator tim sayembara logo Gus Khoiron Roni mengucapkan terima kasih atas partisipasi semua pihak dalam menyemarakkan hari santri 2021 melalui desain logo.

 

"Terima kasih kepada santri dan masyarakat yang turut menyukseskan dan menemukan logo terbaik sebagai semangat kita dalam menyambut Hari Santri 2021," ujar Gus Roni.

 

Dikatakan, sayembara logo Hari Santri ini selain menjadi wadah komunikasi antar santri juga sebagai ajang kompetisi kreativitas. "Melihat antusias, banyaknya partisipasi dan karya yang keren-keren ini menunjukkan daya saing santri tidak bisa diragukan lagi," pungkasnya.

 

Kontributor: Nazlal Firdaus Kurniawan
Editor: M Ngisom Al-Barony