Home Warta Obituari Keislaman Opini Taushiyah Fragmen Madrasah Pesantren Tokoh Sosok Mitra Kiai NU Menjawab

Innalillahi, Nyai Hj Sofiyah Istri Sahabat Gus Dur Tutup Usia

Innalillahi, Nyai Hj Sofiyah Istri Sahabat Gus Dur Tutup Usia
Nyai Hj Sofiyah Habib Hasan (kiri) bersama KH Nasrulloh Afandi (Gus Nasrul). (Foto: Dok istimewa)
Nyai Hj Sofiyah Habib Hasan (kiri) bersama KH Nasrulloh Afandi (Gus Nasrul). (Foto: Dok istimewa)

Semarang, NU Online Jateng
Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Berita duka datang dari Indramayu, Jawa Barat. Istri dari Abah KH Afandi Abdul Muin, yakni Ibu Nyai Hj Sofiyah Habib Hasan telah meninggal dunia pada Rabu (15/9) pukul 05.45 WIB.

 

Nyai Hj Sofiah tutup usia pada usia 73 tahun. Almarhumah meninggalkan 6 putra dan 1 orang putri. Sebelumnya almarhumah mengalami sakit selama sekitar enam bulan.

 

Pesantren Asy-syafi'iyyah Desa Kedungwungu, Krangkeng Indramayu, Jabar adalah pesantren yang diasuhnya bersama KH Afandi Abdul Muin. Sementara KH Afandi adalah salah seorang sahabat KH Abdurrahmaan Wahid (Gus Dur).

 

Nyai Hj Sofiah adalah spesialis mengajar ilmu Al-Qur’an. Ia juga ibunda dari Wakil Katib Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jateng, KH Nasrulloh Afandi.

 

Menurut penuturan Gus Nasrul sapaannya, almarhumah adalah sosok sangat inspiratif bagi anak-anaknya. Almarhumah pernah menempuh pendidikan di Pesantren Babakan Ciwaringin dan KHAS Kempek Cirebon. 

 

"Beliau punya semangat yang tinggi dalam mendidik anak-anaknya. Anak-anak beliau semuanya lulusan Pesantren Lirboyo Kediri dan dalam pendidikan formal rata-rata lulusan S2 dan S3 di luar negeri," kata sosok yang juga menjadi salah satu Pengasuh Pesantren Balekambang Jepara Jateng.

 

Selain itu, almarhumah juga dikenal sebagai sosok yang tidak mengenal kata lelah untuk memberikan motivasi kepada anak-anaknya dalam bidang pendidikan.

 

"Meskipun dalam keadaan capek secara fisik, beliau mengantar anak-anaknya ke stasiun atau terminal. Kalau anak-anaknya berangkat menempuh pendidikan di luar negeri, beliau mengantar ke bandara. Ini semua karena beliau ingin memberikan semangat kepada putra-putrinya dalam menuntut ilmu," bebernya.

 

Bagi Gus Nasrul, ada satu lagi pesan almarhumah yang sangat membuatnya terkesan. "Saya tidak pernah menginginkan anak-anak saya menjadi pejabat atau jadi orang kaya, tapi punya anak-anak yang saleh, berpendidikan tinggi, dan rajin mengaji," kata Gus Nasrul menirukan pesan almarhumah ibunya.

 

"Mohon doanya agar almarhumah semoga diampuni dosa-dosanya, husnul khatimah, ahli surga," pungkasnya. Lahal Fatihah

 

Pewarta: Kendi Setiawan

Editor: Ahmad Hanan