Home Warta Obituari Keislaman Opini Taushiyah Fragmen Madrasah Pesantren Tokoh Sosok Mitra Kiai NU Menjawab

Ansor Jateng: Seluruh Kegiatan Ansor Ditunda 

Ansor Jateng: Seluruh Kegiatan Ansor Ditunda 
Ketua PW GP Ansor Jateng H Sholahuddin Aly (kanan) (Foto: Istimewa)
Ketua PW GP Ansor Jateng H Sholahuddin Aly (kanan) (Foto: Istimewa)

Semarang, NU Online Jateng
Semakin meningkatnya kasus Covid-19 di Jawa Tengah, khususnya di Kudus, Demak, Cilacap, dan sejumlah kabupaten/kota lainnya menyebabkan Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Tengah mengeluarkan surat instruksi untuk menghentikan semua kegiatan organisasi yang bersifat mengumpulkan massa.

"Kami menginstruksikan seluruh kegiatan yang mengundang kerumunan masa dalam jumlah banyak untuk dapat ditunda terlebIh dahulu," bunyi surat instruksi yang ditandatangani Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah Sholahudin Aly tertanggal 5 Juni 2021.

 

PW GP Ansor Jawa Tengah juga menginstruksikan seluruh penyelenggaraan Konferensi di tingkat Pimpinan Cabang, Pimpinan Anak Cabang, dan Pimpinan Ranting untuk ditunda terlebih dahulu.  

 

"Penundaan kegiatan di lingkungan Ansor Jateng sampai dengan 2x14 (Empat Belas) hari ke depan atau sampai akhir bulan Juni 2021. Penundaan ini dilakukan berdasarkan hasil kajian Tim Gugus Tugas GP Ansor Penanganan Covid-19 mengingat kasus Covid-19 di Jawa Tengah yang semakin meningkat," terangnya. 

 

Apabila dalam kurun waktu yang telah ditentukan lanjutnya, situasi dan kondisi belum memungkinkan, maka penundaan akan diperpanjang sampai batas waktu yang belum ditentukan.

 

"Masalah Covid-19 merupakan tanggung jawab kita bersama. Bukan hanya pemerintah, tetapi hal ini menjadi tanggung jawab kita selaku warga bangsa untuk memutus mata rantai Covid-19. Karena keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Oleh karena itu kita semuanya harus bergerak bersama," jelas Gus Sholah menantu Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji.

 

Menurutnya, masih banyaknya acara berkumpul yang menimbulkan kerumunan massa menyebabkan kasus Covid-19 di Jawa Tengah, seperti dilansir portal resmi tanggap Covid-19 Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Jawa Tengah semakin naik dan bahkan dibarengi tingginya angka kematian. 

 

Kudus menempati peringkat teratas dalam penularan Covid-19 di Jawa Tengah. Berdasarkan data dari tim satgas Covid-19 Jawa Tengah, per 6 Juni 2021 atas Covid-19 di Kudus terdapat konfirmasi aktif positif Covid-19 ada 1.626 orang. Terdiri dari 396 orang dirawat di rumah sakit dan 1.230 orang menjalani isolasi mandiri.

 

Kasus sembuh ada sebanyak 6.067 orang dan meninggal dunia ada 700 orang. Secara keseluruhan ada 8.393 orang di Kudus yang terkonfirmasi positif Covid-19.

 

Kontributor: Imam Hamidi Antassalam
Editor: M Ngisom Al-Barony