Home Warta Obituari Keislaman Opini Taushiyah Fragmen Madrasah Pesantren Tokoh Sosok Mitra Kiai NU Menjawab

MWCNU Wedarijaksa Pati Gelar Lailatul Ijtima Pertama Setelah Pandemi Covid-19

MWCNU Wedarijaksa Pati Gelar Lailatul Ijtima Pertama Setelah Pandemi Covid-19
Kegiatan lailatul ijtima MWCNU Wedarijaksa, Pati (Foto: NU Online Jateng/Fikrul Umam)
Kegiatan lailatul ijtima MWCNU Wedarijaksa, Pati (Foto: NU Online Jateng/Fikrul Umam)

Pati, NU Online Jateng
Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Wedarijaksa menggelar Lailatul Ijtima pertama setelah masa pandemi  Covid-19 sejak tahun 2020 kemarin. Meski dalam masa darurat tetap mengadakan pertemuan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. 

 

"Lailatul ijtima kembali digelar setelah sempat vakum karena pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berjilid-jilid. Hal ini untuk melakukan pengaktifan kembali kegiatan NU Wedarijaksa agar tetap berjalan dan laporan tiap Banom NU," ujar Ketua MWCNU Wedarijaksa Kiai Nabhan Ulinnuha, Selasa (31/8).

 

Dijelaskan, kegiatan diawai istighotsah bersama dan kirim tahlil doa kepada pendiri NU dipimpin Wakil Rais KH Abdul Kholiq dilanjutkan rapat pengurus yang diikuti perwakilan pengurus dan Banom NU. 

 

"Kegiatan yang sempat terhenti membuat kantor perlu adanya perbaikan. Karena listrik yang jarang digunakan sempat konsleting walaupun tidak menghalangi jamaah yang hadir dan tetap antusias. Banser siaga memperbaiki kondisi kantor dan siap melanjutkan kegiatan lailatul ijtima," terangnya. 

 

Selain kegiatan lailatul ijima kembali diaktifkan, MWCNU Wedarijaksa juga menyiapkan agenda terdekat kerja sama dengan Pengurus Cabang Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pati untuk mengadakan pelatihan dai nasional. 

 

"Kegiatan terdekat adalah pelatihan dai milenial yang akan diselenggarakan LDNU di kantor MWCNU Wedarijaksa," ucapnya. 

 

Kiai Nabhan juga menyambut baik kegiatan IPNU-IPPNU Wedarijaksa, namun perlu diperhatikan penggunaan kantor harus terus terjaga, jadi selesai kegiatan kantor harus dikondisikan seperti semula.   

 

NU Wedarijaksa ingin menggelar shalawatan karena selama ini kegiatan shalawatan sempat vakum dan hanya berjalan di masjid dan mushala. "Alangkah baiknya kegiatan shalawatan digelar di Kantor NU Wedarijaksa, dengan begitu Ansor dan Banser kembali aktif kegiatannya," pungkasnya.

 

Kontributor: Fikrul Umam
Editor: M Ngisom Al-Barony