Home Warta Obituari Keislaman Opini Taushiyah Fragmen Madrasah Pesantren Tokoh Sosok Mitra Kiai NU Menjawab

NU Jateng: Madrasah Sangat Penting bagi Pendidikan Nasional

NU Jateng: Madrasah Sangat Penting bagi Pendidikan Nasional
Pelatihan Penguatan Kompetensi Kepala Madrasah Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif NU Jateng bersama Balai Diklat Keagamaan (BDK) Semarang (Foto: NU Online Jateng/Atsnal Lathif)
Pelatihan Penguatan Kompetensi Kepala Madrasah Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif NU Jateng bersama Balai Diklat Keagamaan (BDK) Semarang (Foto: NU Online Jateng/Atsnal Lathif)

Semarang, NU Online Jateng
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jateng HM Muzamil menyampaikan, keberadaan madrasah sangat penting dalam sistem pendidikan Nasional. Karena sebagai sub sistem pendidikan Nasional, madrasah memiliki kontribusi yang signifikan dalam pengembangan prestasi peserta didik, baik secara akademik maupun non akademik.

 

"Karena itu keberadaan madrasah telah diakui oleh semua pihak warga bangsa Indonesia sebagai jenis dan jenjang pendidikan yang setara dengan jenis dan jenjang pendidikan pada sekolah," tegasnya dalam Pelatihan Penguatan Kompetensi Kepala Madrasah Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif NU Jateng bersama Balai Diklat Keagamaan (BDK) Semarang, Senin (13/9).

 

Menurutnya, madrasah memiliki nilai lebih karena selain memberikan pendidikan agama juga memberikan pendidikan keilmuan dan keterampilan yang dibutuhkan oleh masyarakat. 

 

"Dengan kurikulum yang terpadu tersebut, madrasah memiliki keunggulan yang perlu terus dikembangkan secara berkelanjutan," ujarnya.

 

Karena itu lanjutnya, pendidikan madrasah hendaknya tidak meninggalkan nilai-nilai pendidikan pondok pesantren. "Sebab sub sistem pendidikan terbaik adalah pendidikan di pesantren. Dan hal ini diakui oleh tokoh pendidikan nasional kita seperti Ki Hadjar Dewantara," ucapnya.

 

Ketua Pengurus Wilayah (PW) LP Ma'arif NU Jateng R Andi menyampaikan, kegiatan penguatan kompetensi ini merupakan program kerja sama dengan BDK Semarang. "Kegiatan ini berlangsung selama tujuh hari diikuti peserta yang dibagi menjadi dua kelas," terangnya.

 

Menurutnya, pelatihan kompetensi tersebut sangat penting dalam pengembangan mutu madrasah, agar madrasah dapat memimpin dan memenej madrasah sesuai standar yang ditetapkan. "Karena itu tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan mutu madrasah," bebernya.

 

"Bagaimana agar seluruh warga madrasah dapat mengemban amanat dalam pendidikan yang berkualitas, wajib selalu belajar," pungkasnya.

 

Kontributor: Atsnal Lathif
Editor: M Ngisom Al-Barony