Home Warta Obituari Keislaman Opini Taushiyah Fragmen Madrasah Pesantren Tokoh Sosok Mitra Kiai NU Menjawab

Damai Natal, Kanwil Kemenag Jateng Harapkan Tradisikan Inspirasi Hari Raya

Damai Natal, Kanwil Kemenag Jateng Harapkan Tradisikan Inspirasi Hari Raya
Kepala Kanwil Kemenag Jateng saat mengenalkan jajarannya kepada Rais PWNU Jateng KH Ubaidillah Shadaqah di Pesantren Al-Itqoon, Bugen, Tlogosari Wetan, Pedurungan, Kota Semarang. (NU Online Jateng/Ahmad Rifqi Hidayat)
Kepala Kanwil Kemenag Jateng saat mengenalkan jajarannya kepada Rais PWNU Jateng KH Ubaidillah Shadaqah di Pesantren Al-Itqoon, Bugen, Tlogosari Wetan, Pedurungan, Kota Semarang. (NU Online Jateng/Ahmad Rifqi Hidayat)

Semarang, NU Online Jateng
Pelaksanaan malam Natal di Jawa Tengah, khususnya di Kota Semarang berjalan dengan lancar, dan sesuai dengan aturan protokol kesehatan. Bahkan, tak hanya Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kota Semarang yang ikut berperan dalam menjaga terciptanya kedamaian hari raya umat Kristiani. Lebih dari itu, panglima tertinggi di Gerakan Pemuda (GP) Ansor H Yaqut Cholil Qoumas turut hadir dalam kapasitasnya sebagai Menteri Agama Republik Indonesia yang belum lama ini dilantik Presiden Joko Widodo.

 

"Terkait dengan kunjungan (Menag) ke Gereja Immanuel Semarang itu bagian dari kehadiran Pemerintah (Menag) di upacara keagamaan umat kristiani untuk berbagi kebahagiaan dan memberikan support agar perayaan dan ibadah natal berjalan dengan baik, aman, lancar, dan sesuai dengan protokol kesehatan," kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah, H Musta'in Ahmad kepada NU Online Jateng.

 

Ia menyampaikan hal itu disela mendampingi tokoh muda NU tersebut silaturahim kepada Rais Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, KH Ubaidullah Shodaqoh di kediamannya, kompleks Pesantren Al-Itqon Bugen Tlogosari Wetan, Pedurungan, Kota Semarang, Sabtu (26/12).

 

"Alhamdulillah, di Jawa Tengah semua (kegiatan malam Natal, -red) berjalan sesuai dengan harapan. Terima kasih untuk semua yang memberikan andil," ucapnya.

 

Kepada tokoh agama di lingkungan umat Kristiani dan tokoh agama lain, ia mengaturkan terima kasih atas kebersamaan dalam menjaga malam Natal dalam suasana aman, damai, toleran, dan rukun.

 

"Ada pengamanan dari TNI-Polri dan elemen masyarakat untuk perayaan natal tahun ini. Saya kira ini perlu terus kita jaga dan perlu terus kita tradisikan sehingga setiap perayaan umat beragama selalu memberikan inspirasi bagi kita semua untuk semakin memahami, dan melaksanakan agama kita dalam suasana rukun damai dan moderat," jelasnya.

 

Sementara, Ketua GP Ansor Kota Semarang Syaiful Bahri mengatakan, pihaknya mengerahkan 255 pasukan Banser untuk menjaga 17 Gereja besar yang ada di Kota Semarang. Kebijakan tersebut ia lakukan dalam rangka memberikan keamanan dan kenyamanan untuk ibadah misa Natal.

 

"Setelah kami berkoordinasi dengan Pemkot serta Polrestabes kami memutuskan untuk segera mengerahkan pasukan," ujar pria yang akrab disapa Rahul itu.

 

Para personil Banser Kota Semarang saat melakukan pengamanan Malam Natal 2020 (dokumentasi/istimewa)

 

Disebutkannya, 17 gereja yang dijaga oleh Banser antara lain; Gereja Katedral, Gereja Keluarga Kudus, Gereja HKGB Kertanegara Wilayah Semarang Selatan, Gereja Kerajaan Injil Marina, dan Gereja Theresiana di Semarang Barat, Gereja Imanuel (Blenduk), dan Gereja Katolik Hati Kudus di daerah Semarang Utara, Gereja Katolik Santo Yusuf, dan Gereja Isa Almasih di Semarang Timur, Gereja Bethany, Gereja Beringin Tengah, Gereja Isa Almasih, GKI Karangsaru di Semarang Tengah, Gereja Santo Paulus Pedurungan, Gereja St Maria Fatima Banyumanik, Gereja Santo Petrus Tembalang, serta Gereja Athanasius di Candisari.

 

Menurut mantan Ketua Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kota Semarang ini, protokol kesehatan menjadi perhatian utama selain mengantisipasi kemungkinan adanya gerakan-gerakan intoleran.

 

"Jadi kami membantu pihak kepolisian untuk mengamankan sekaligus mendisiplinkan protokol kesehatan," pungkasnya.

 

Kontributor: Ahmad Rifqi Hidayat
Editor: Hasan Fauzy