Home Warta Obituari Keislaman Opini Taushiyah Fragmen Madrasah Pesantren Tokoh Sosok Mitra Kiai NU Menjawab

NU Jateng: Kita Berorganisasi Berpedoman Kepada Petunjuk Masayikh

NU Jateng: Kita Berorganisasi Berpedoman Kepada Petunjuk Masayikh
Ketua PWNU Jateng KHm Muzamil (tengah baju putih) saat menghadiri muskercab NU Karanganyar (Foto: NU Online Jateng/Atsnal Lathif)
Ketua PWNU Jateng KHm Muzamil (tengah baju putih) saat menghadiri muskercab NU Karanganyar (Foto: NU Online Jateng/Atsnal Lathif)

Karanganyar, NU Online Jateng
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jateng HM Muzamil mengatakan, sebagai Nahdliyin dan aktivis NU, hidup dan gerakan kita sudah diarahkan oleh para kasepuhan atau masyayikh, kita tinggal mengikuti atau berkhidmah kepada para masyayikh. 

 

"Di NU kan ada ulama dan para jamaahnya, sebagai bagian dari jamaah dan jamiyah NU, kita tinggal mengikuti para ulama, Insyaallah selamat dan bahagia lahir batin," ujarnya.

 

Hal itu disampaikan pada pembukaan Musyawarah Kerja Cabang  (Muskercab) NU Karanganyar di Kantor PCNU setempat, Sabtu (11/9).

 

Dia mengatakan, para pendiri NU memiliki niat yang sangat luhur untuk memahamkan dan mengamalkan ajaran Islam ala ahlussunnah wal jamaah dan untuk merebut kemerdekaan bangsa Indonesia dari tangan penjajah. 

 

"Sekarang Indonesia sudah merdeka sejak 76 tahun yang lalu, sehingga sekarang tinggal mengisi kemerdekaan dengan iman, ilmu, dan amal sholih," ucapnya.

 

Dirinya berharap Muskercab yang dihelat PCNU Karangnyar menghasilkan keputusan yang berpihak kepada kepentingan umat. "Karena kita sejati berkhidmah di NU untuk melayani umat," tegasnya.

 

Sebagaimana yang disampaikan oleh Rais PWNU Jateng dalam berbagai kesempatan bahwa pengabdian di NU sesunggguhnya yang paling utama ada di tingkat ranting, karena mereka bersentuhan langsung dengan warga NU. "Maka, mari kita hidupkan ranting-ranting agar bisa menjadi khadimul nahdliyin yang baik," ucapnya.

 

Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Karanganyar KH Abdul Aziz menyampaikan, perlunya putra putri Nahdliyin ditugaskan untuk mengaji di pesantren agar mendapatkan keberkahan ilmu agama dan pengamalannya dari para kasepuhan atau masyayikh NU. 

 

"Dengan mengaji di pesantren, Insyaallah menjadi generasi yang mampu meneruskan para ulama terdahulu," ujarnya dalam khutbah iftitah.

 

Ketua PCNU Karanganyar Kiai Nuril Huda menjelaskan tentang program kerja NU yakni penguatan kelembagaan sehingga NU dapat berkhidmat kepada masyarakat. "NU mewadahi orang-orang yang beraqidah ahlussunnah wal jamaah sehingga dapat berdaya dan bermanfaat untuk sesama umat," ucapnya.

 

Ia mengatakan, NU perlu memfokuskan pada program pendidikan, khususnya di pesantren. Untuk itu pihaknya akan melakukan pengembangan jaringan sehingga dapat berkhidmat dengan baik.

 

Kontributor: Atsnal Lathif
Editor: M Ngisom Al-Barony