Home Warta Obituari Keislaman Opini Taushiyah Fragmen Madrasah Pesantren Tokoh Sosok Mitra Kiai NU Menjawab

Koperasi Ureka Jatman Gandeng Perhutani Kembangkan Potensi Ekonomi Santri dan Masyarakat Sekitar Hutan

Koperasi Ureka Jatman Gandeng Perhutani Kembangkan Potensi Ekonomi Santri dan Masyarakat Sekitar Hutan
Ketua Koperasi Ureka Jatman, KH Asip Kholbihi (Foto: NU Online Jateng/M Ngisom Al-Barony)
Ketua Koperasi Ureka Jatman, KH Asip Kholbihi (Foto: NU Online Jateng/M Ngisom Al-Barony)

Pemalang, NU Online Jateng
Jamiyah Ahlit Thariqah Al-Mu'tabarah An-Nahdliyah (Jatman) melalui Koperasi Umat Rejaning Karyo (Ureka) menjalin kerja sama dengan Perum Perhutani mendirikan Pusat Pembelajaran Masyarakat Desa Hutan atau Agroforestry Learning Center (ALC) untuk mengembangkan potensi ekonomi santri, jamaah thariqah, dan masyarakat di sekitar hutan.

 

Ketua Koperasi Umat Rejaning Karyo (Ureka) KH Asip Kolbihi mengatakan, jamaah thariqah melalui wadah Koperasi Ureka di bawah pembinaan Jatman menjalin kerja sama dengan Perum Perhutani, memanfaatkan lahan BUMN yang bergerak di bidang usaha pengembangan hutan ini.

 

"Perhutani mengalokasikan lahannya untuk aktivitas ALC dengan harapan bersama Koperasi Ureka dapat memberdayakan ekonomi jamaah thariqah, santri, dan masyarakat di sekitar hutan di wilayah Pemalang melalui berbagai program pelatihan," kata Asip 

 

Hal itu disampaikan pada acara pencanangan 'Pendirian Pusat Pembelajaran Masyarakat Desa Hutan' di Desa Paguyangan, Kecamatan Bantar Bolang, Kabupaten Pemalang, Jumat (17/9).

 

Penandatanganan prasasti kerja sama Koperasi Ureka Jatman, KPH Perhutani, dan  Seknas Badan Usaha Pilik Petani (BUMP) (Foto: M Ngisom Al-Barony)

 

Disampaikan, dalam mengembangkan ALC pihaknya dengan difasilitasi Kementerian Koordinator Perekonomian menjalin kemitraan dengan sejumlah BUMN, di antaranya Bank Mandiri, Perhutani, Pegadaian, Ormas, perguruan tinggi, dan para wirausahawan.

 

"Kami berharap program kemitraan Ureka dan Perhutani KPH Pemalang ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh santri, jamaah thariqah dan masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas dan taraf hidupnya," kata Asip.

 

Adm KPH Perhutani Pemalang A Taufiq mengatakan, lahan Perhutani yang dimanfaatkan untuk lokasi ALC ini berada di petak 53 RPH Klapanunggal BPKH Bantarsari Desa Paguyangan dan Kebon Gede Kecamatan Bantar Bolang, Kabupaten Pemalang.

 

Sebelum pencanangan desa hutan wisata, Rombongan Koperasi Ureka Jatman audiensi dengan Bupati Pemalang (Foto: M Ngisom Al-Barony)

 

Dijelaskan, lahan yang dimanfaatkan untuk kemitraan seluas 32,7 hektar. Program ini diharapkan menjadi salah satu model pembangunan masyarakat di sekitar hutan, mulai dari peningkatan sumberdaya manusia hingga peningkatan kualitas taraf hidup warga sekitar hutan dan komunitas masyarakat lainnya.

 

"Prinsip kerja sama ini meliputi pembelajaran bersama dan tiada henti, masyarakat desa hutan sebagai subyek, kegiatan manajemen partisipatif, keterbukaan yang dapat dipertanggungjawabkan, dan sebagainya. Kami berharap kerja sama ini mendapat dukungan dari berbagai pihak terutama masyarakat sekitar hutan dan mitra Ureka," pungkasnya.

 

Penulis: Samsul Huda
Editor: M Ngisom Al-Barony