Home Warta Obituari Keislaman Opini Taushiyah Fragmen Madrasah Pesantren Tokoh Sosok Mitra Kiai NU Menjawab

PWNU Jateng Minta Hargai Setiap Perbedaan Pendapat

PWNU Jateng Minta Hargai Setiap Perbedaan Pendapat
Koferensi Cabang NU Kabupaten Tegal di Gedung PCNU Jalan Raya Procot Slawi (Foto: NU Online Jateng/Atsnal Lathif)
Koferensi Cabang NU Kabupaten Tegal di Gedung PCNU Jalan Raya Procot Slawi (Foto: NU Online Jateng/Atsnal Lathif)

Tegal, NU Online Jateng
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jateng HM Muzamil mengatakan, NU memiliki tradisi luhur yang perlu terus dipelihara, seperti menghormati perbedaan pendapat, memperkuat ukhuwah, menolak madlarat, memperjuangkan terwujudnya maslahat bagi kepentingan umum, dan seterusnya.

 

"Selain mempertahankan nilai lama yang maslahat tersebut, Nahdliyin juga diharapkan dapat menciptakan hal-hal baru yang lebih baik. Jika kita tidak bisa menciptakan hal-hal baru yang lebih maslahat, seyogyanya kita tidak menciptakan hal-hal baru yang madlarat. Sekurang-kurangnya kita mampu mempertahankan hal-hal lama yang sudah baik," tegasnya.

 

Hal itu disampaikannya dalam pembukaan Konferensi Cabang (Konfercab) NU Kabupaten Tegal di Kantor PCNU, Sabtu (4/9).

 

Menurutnya, program yang dicanangkan oleh NU berorientasi untuk mewujudkan kembali kemandirian jamiyah dalam menyongsong abad kedua NU. "Karenanya penguatan aqidah dengan peningkatan kegiatan tafaquh fiddin dan penguatan kelembagaan NU untuk khidmah kepada jamaah hendaknya mendapatkan prioritas utama dalam jamiyah sebagaimana dicontohkan oleh para pendahulu," terangnya.

 

Muzamil berharap, konfercab yang  diikuti oleh jajaran PCNU, MWCNU sebagai peserta dan Pimpinan Badan Otonom NU dan Lembaga-Lembaga sebagai peninjau bisa menghasilkan keputusan-keputusan yang terbaik termasuk dalam memilih pemimpin di NU.

 

Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tegal KH Hambali Usman menyampaikan, dirinya dan segenap jajaran pengurus lainnya telah berkhidmah kepada para alim dan para kiai melalui NU, Insyaallah termasuk orang-orang shidiqin, ulama al-amilin.

 

"Khidmah kita pada NU adalah untuk memperkuat aqidah ahlussunnah wal jamaah, mencintai tanah air, mempererat ittihadiyah bainana wa bainahum al-mukhlasin", tegasnya. 

 

Disampaikan, sebagaimana misi Rasulullah sebagai rahmat lil alamin, NU bertekad memperjuangkan kemaslahatan bagi jamaah. "Inilah tugas kita di NU," ujarnya.

 

Ketua PCNU Kabupaten Tegal KH Was'ari mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang menyemarakkan dan mensukseskan Konfercab NU Kabupaten Tegal, baik dari jajaran pengurus Cabang, MWCNU, dan Ranting NU se-Kabupaten Tegal.

 

"Konferensi ini diharapkan dapat menghasilkan keputusan-keputusan baik berupa program maupun rekomendasi untuk memberikan solusi agar perjalanan jamiyah NU dapat lebih baik," ucapnya.

 

Bupati Tegal Hj Umi Azizah menyampaikan, suasana seperti kita sedang prihatin karna banyaknya permasalahan yang dihadapi. "Karena itu kita memerlukan solusi terbaik bagi kehidupan kita bersama," ungkapnya.

 

Kontributor: Atsnal Lathif
Editor: M Ngisom Al-Barony